Sunday, 20 December 2015

SISTEM PENGGERAK KENDARAAN

Kali ini saya akan membahas tentang sistem pemindah tenaga pada kendaraan. pada intinya agar sebuah kendaraan dapat bergerak atau berjalan maka tenaga yang di hasilkan dari mesin harus di pindahakan ke roda agar roda bisa bergerak dan menjalankan kendaraan.

KOMPONEN-KOMPONEN SISTEM PENGGERAK:



1. Kopling : kopling berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan putaran tenaga dari motor ke                transmisi


2. Transmisi : Mengatur perbandingan putaran motor (putaran input) terhadap putaranporos
propeller (putaran out put) sehingga menghasilkan momen puntir pada poros propeller yang diinginkan.
selengkapnya tentang transmisi bisa di baca DI SINI





3. Poros Penggerak(Poros propeller ): Meneruskan putaran/tenaga dari transmisi ke final drive (gardan) dengan sudut yang bervariasi





4. Final Drive (gardan) Þ Penggerak sudut, untuk merubah arah putaran poros propeller kearah poros aksel ( merubah putaran 90 derajat) dan sekaligus menaikkan momen.

 Differensial, untukmenyeimbangkan putaran antara roda roda kiri dan roda kana pada saat belok




5. Poros Roda : Meneruskan putaran dari penggerak aksel ke roda dan sekaligus memikul beban kendaran


di bawah ini adalah macam macam sistem penggerak roda:

1.FR(front engine rear wheel drive)

FR adalah sistem penggerak yang posisi mesinya berada di depan dan roda penggeraknya adalah roda belakang.sistem ini adalah sistem yang paling banyak di gunakan pada kendaraan saat ini.

Keuntungan

· Kenyamanan pada jalan aspal baik ( karena beban ada di depan ), traksi pada roda yang dikemudikan

Kerugian

· Pada jalan lumpur roda penggerak cepat slip, jika tidak cukup beban pada aksel belakang ( traksi pada roda penggerak jelek )





2.RR(rear engine rear wheel drive)

RR adalah sistem penggerak yang posisi mesinya berada di belakang dan roda penggeraknya adalah roda belakang,konstruksi banyak di gunakan pada mobil VW (lama),dan bis.


Keuntungan

· Pada jalan lumpur traksi baik (traksi pada roda penggerak baik)

Kerugian

· Kenyamanan kurang pada jalan aspal, jika tidak cukup beban pada aksel depan (traksi pada roda yang dikemudikan kurang)






3.FF(front engine front wheel drive)

FF adalah sistem penggerak yang posisi mesinya di depan dan roda penggeraknya adalah roda depan.konstruksi ini banyak di gunakan pada mobil sedan.

Keuntungan

· Menghemat tempat
· Penggerak sudut tidak di perlukan
· Poros propeler tidak diperlukan lagi

Kerugian

· Traksi jelek jika terdapat banyak beban pada aksel belakang





4.4wd/AWD(all wheel drive)

adalah sistem yang menggunakan semua rodanya menjadi roda penggerak,kendaraan yang menggunakan konstruksi seperti ini biasanya adalah kendaraan militer,kendaraan off road dll.


Keuntungan

· Traksi sangat baik

Kerugian

· Harga mahal dan berat






itu adalah beberapa contoh dari sistem penggerak roda,jika ada kesalahan mohon untuk di betulkan karena saya juga masih sama-sama belajar...

SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Tuesday, 15 December 2015

KOMPONEN SISTEM PENDINGIN AIR

SISTEM PENDINGIN

sistem pendingin adalah sistem yang berfungsi untuk menstabilkan suhu mesin pada suhu kerja supaya mesin tidak melampaui batas suhu maksimal atau OVER HEATING,rata-rata suhu kerja mesin adalah  80°C s.d 100 derajat Celcius.

ada 3 sistem pendingin yang biasa di gunakan pada mesin  yaitu:

1.sistem pendingin udara

2.sistem pendingin air

3.sistem pendingin oli

Yang akan saya bahas kali ini adalah sistem pendingin air.
sistem pendingin air adalah sistem yang menggunakan air sebagai media perpindahan panas dari mesin ke luar,sederhananya  adalah ketika mesin hidup panas mesin akan berpidah ke air pendingin dan air pendingin tadi akan menuju ke radiator untuk di dinginkan dan selanjutnya air akan masuk kembali ke dalam mesin dan memindahkan panas mesin dan akan seperti itu seterusnya.






KOMPONEN-KOMPONEN SISTEM PENDINGIN AIR.

a.Radiator

radiator adalah alat yang berfungsi mendiginkan air pendingin yang sudah panas oleh mesin,radiator dapat mendinginkan air pendingin dengan cara membuang panas air pendingin ke udara luar melalui sirip-sirip radiator,radiator juga berfungsi sebagai penampungan air pendingin.




b.Pompa air

pompa air adalah alat yang berfungsi untuk mensirkulasikan air pendingin agar dapat bersirkulasi dari mesin menuju radiator,pompa air digerakan oleh mesin melalui tali kipas.


c.kipas pendingin

kipas pendingin berfungsi untuk mengarahkan udara untuk melewati radiator agar udara yang lewat dapat membuang panas yang ada di radiator.


d.tutup radiator

Tutup radiator berfungsi untuk menaikkan tekanan air didalam sistem pendinginan. Pada temperatur kerja, air sistem pendinginan bertekanan 80-120 kPa (0.8-1.2bar). Dengan tekanan air melebihi tekanan atmosfir, lebih 80- 120kPa (0.8-1.2bar), maka titik didih air pendingin dapat naik mencapai 120 derajat Celcius, maka sistem pendinginan menjadi lebih aman, karena air tidak cepat mendidih.






e.tangki reservoir

tangki reservoir adalah tangki yang berfungsi sebagai wadah supaya jika air yang ada di radiator meluap tidak tumpah dan terbuang,tangki  reservoir juga berfungsi sebagai tangki cadangan apabila air di radiator berkurang maka air yang ada di reservoir akan masuk ke dalam radiator.



f.katup thermostat

katup thermostat adalah katup yang berfungsi untuk mempercepat air pendingin mencapai suhu kerja,dengan cara saat air masih dingin katup thermostat tertutup sehingga air tidak masuk ke radiator untuk di dinginkan dan saat suhu air sudah mencapai suhu kerja katup terbuka sehingga air manuju radiator untuk di dinginkan.






g.selang pendingin

selang pendingin adalah selang yang berfungsi mengalirkan air pendingin dari mesin menuju radiator.



h.water jacket/mantel air

water jacket adalah saluran di dalam mesin yang berfungsi sebagai jalan mengalirnya air pendingin agar dapat memindahakan panas dari dalam mesin.


sekian dulu untuk pembahasan kali ini jika ada kekurangan mohon untuk di betulkan .....

Monday, 9 November 2015

Mesin diesel 4 tak

Setelah beberapa waktu lalu saya sempat membahas tentang motor 4 tak sekarang saya ingin membahas mesin diesel 4 tak.


pada dasarnya mesin diesel dan mesin bensin itu sama karena sama sama memannfaatkan tekanan hasil pembakaran untuk menggerakan piston,hanya terdapat sedikit perbedaan pada sistem bahan bakar dan pengapian.pada mesin bensin campuran bahan bakar di bakar oleh percikan bunga api listrik dari busi sedangkan pada mesin diesel bahan bakar teerbakar sendiri karena suhu udara yang dikompresikan sangat tinggi.

Langkah Langkah Pada Mesin Diesel:

1.Langkah Hisap

piston bergerak dari TMA menuju TMB dan posisi katup hisap terbuka dan katup buang tertutup sehingga udara terhisap ke dalam ruang bakar,jika pada mesin bensin yang di hisap adalah campuran bahan bakar dan udara pada motor diesel yang dihisap hanyalah udara.




2.Langkah Kompresi

pada langkah kompresi piston bergerak dariTMB menuju TMA dan posisi kedua katup dalam keadaan tertutup sehingga udara ditekan dan menyebabkan suhu naik menjadi sangat tinggi. perbandingan kompresi mesin diesel jauh lebih tinggi dari mesin bensin sehingga suhu yang ditimbulkanpun menjadi lebih tinggi.


3.Langkah Kerja

beberapa derajat sebelum akhir langkah kompresi nozel menyemprotkan bahan bakar dengan tekanan yang tinggi sehingga bahan bakar yang diinjeksikan pada ruang bakar akan terbakar oleh udara yang dikompresikan dengan suhu sangat tinggi,tekanan yang di hasilkan lalu di gunakan untuk mendorong piston ke bawah dan memutar poros engkol.


4.Langkah Buang

pada langkah buang piston bergerak dari TMB menuju TMA dan posisi katup buang membuka sehingga gas hasil pembakaran tertekan menuju knalpot dan di buang.
selanjutnya mesin melakukan proses hisap,kompresi,kerja dan buang seecara terus menerus sehingga mesin dapat berputar secara terus menerus.




sekian dulu untuk pembahasan kali ini,saya sangat mengharapkan komentar dari teman semua.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Saturday, 7 November 2015

Sistem Rem Cakram

selamat siang teman teman semua.

setelah saya membahas tentang mesin dan katup sekarang saatnya saya membahas sistem rem pada kendaraan. rem adalah sistem yang sangat vital di dalam kendaraan,jika tidak ada rem maka kendaraan menjadi tidak aman untuk di kendarai. prinsip dasar rem adalah memanfaatkan gaya gesek. terdapat 3 sistem rem di kendaraan pada umunya yaitu:

1. REM TROMOL

2.REM CAKRAM

3.REM ABS

untuk kali ini saya ingin membahas sistem rem cakram.pada sistem rem cakram terdapat 3 komponen utama yaitu: cakram(disc),sepatu rem dan kanvas rem,dan kaliper.





a. Cakram/Rotor

Piringan/Cakram (disc rotor) biasanya terbuat dari besi tuang, adabeberapa bentuk dari disc rotor ini yaitu tipe solid (padat), dan tipeberlubang-lubang (ventilasi) serta tipe solid dengan tambahan tromol.Tipe ventilasi terdiri dari pasangan piringan yang berlubang yangberfungsi agar pendinginan pada rem cakram dapat maximal, untukmencegah fading dan menjamin umur pad lebih panjang dan tahan lama.





b. Sepatu rem dan Kanvas rem

Pad (disc pad) atau orang bengkel orang bengkel biasamenyebutnya kampas rem merupakan komponen pada rem cakram yangberfungsi bersama sama dengan piringan (cakram) dan saling bergesekanuntuk menghasilkan daya pengereman. Pada umunya pad ini dibuat daricampuran metalic fiber ditambah sedikit serbuk besi, untuk pad jenis inibiasa disebut dengan "Semi Metallic Disc Pad".Ada dua tipe pad, yaitu pad dengan celah dan pad tanpa celah.Celah pada bagian tengah pad ini berfungsi sebagai indikator ketebalanpad yang diijinkan, jadi ketika permukaan pada sudah rata atau tidakterdapat celah lagi maka pad perlu diganti karena sudah aus. Padasebagian pad, terdapat komponen metaliic plate atau anti squal shim yangdipasang dengan tujuan untuk mencegah terjadinya bunyi saatberlangsungnya pengereman.



c. Kaliper

caliper juga disebut dengan cylinder body, caliper ini merupakankomponen yang tidak bergerak dari rem cakram. Caliper inimemegang piston-piston dan dilengkapi dengan saluran dimana minyakrem disalurkan ke silinder. Ketika rem diinjak atau di operasikan makaminyak dari master silinder akan menekan piston pada caliper, dan pistontersebut akan terdorong dan menekan pad yang akhirnya akan bersentuhandengan cakram (piringan), terjadilah pengereman. Caliper menurut jenispemasangannya dapat dikelompokkan menjadi 2, yakni Tipe Fixed Caliper (Double Piston) dan Tipe Floating Caliper (Singgle Piston).

(1) Tipe caliper tetap ( Fixed caliper)
Sebuah tipe fixed calipermempunyai sepasang piston untuk mendorong rotor rem cakram padakedua sisinya.

(2) Tipe caliper mengambang (Floating caliper)
 Sebuah tipe floating caliper tertempel pada piston hanya pada satu sisi dari caliper. Pistonberperan sebagai pembuat tekanan hidrolik, dan apabila bantalan remcakram ditekan, caliper akan bergerak ke arah yang berbeda dari piston,dan mendorong rotor rem cakram dari kedua sisinya. Akibatnya, caliperakan menghentikan perputaran roda. Ada beberapa jenis floating caliper,tergantung dari metode menempelkan caliper ke piringan putar. Jenis yangpertama adalah full floating caliper. dan yang kedua adalah semi floating caliper



sekian untuk pembahasan kali ini bila ada kesalahan saya minta maaf.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Wednesday, 4 November 2015

Jenis Mekanisme Katup

selamat malam sobat semua,bertemu lagi dengan saya.

nah setelah saya sempat membahas tentang pengertian motor 4 tak  sekarang giliran saya membahas tentang mekanisme katup pada motor 4 tak.pada motor 4 tak terdapat tahapan tahapan sehingga tercipta sebuah langkah usaha,tahapan ini diatur oleh gerakan naik turun piston dan mekanisme katup,mekanisme katup di bagi menjadi 3 yaitu:

1. OHV(over head valve)

2. OHC/SOHC(over head camshaft/single over head camshaft)

3. DOHC(double over head camshaft)

Definisi:

1. OHV(over head valve)

adalah mekanisme katup yang posisi katupnya berada di atas blok silinder,pada sistem ini katup ditekan oleh rocker arm(pelatuk) yang dihubungkan dengan push rod(batang penekan). push rod ini digerakan oleh tonjolan pada noken as(camshaft) yang di gerakan oleh timing gear yang berhubungan langsung dengan poros engkol.

Keuntungan: desain ruang bakar lebih baik.

Kerugian:banyak komponen yang bergerak sehingga tidak cocok untuk kecepatan tinggi.






2. OHC/SOHC(over head camshaft/single over camshaft)

adalah mekanisme katup yang poros nok nya berada di atas,dan hanya menggunakan satu poros nok,tonjolan pada noken as akan menekan rocker arm dan menekan katup,noken as ini digerakan oleh timing chain(rantai keteng),atau timing belt.

Keuntungan: komponenya lebih sedikit dari OHV sehingga lebih baik dari OHV pada kecepatan tinggi.

Kerugian: mesin jadi tinggi karena poros nok berada di atas.





3. DOHC(double over head camshaft)

DOHC pada umunya adalah sama dengan SOHC,yang membedakan hanya pada DOHC menggunakan dua poros nok sekaligus atau masing masing menggerakan katup ex dan in.

Keuntungan:kelembaman kecil sehingga paling baik pada kecepatan tinggi dari model lainya.

Kerugian: mesin jadi lebih berat,harganya mahal.






itu adalah penjelasan tentang mekanisme katup,sekian untuk postingan kali ini,bila ada kesalahan mohon di benarkan komentar sangat saya harapkan.

SEKIAN DAN TERIMA KASIH